Sabtu, 19 Maret 2011

Catatan2 Mario Teguh

 I.
Engkau sedang bersedih hati?

Hmm …
memang pengabaian itu pedih,
tapi jika dalam hening
...engkau memperhatikan rasa hatimu,
sesungguhnya rasa sedih itu nikmat,
yang nikmatnya mencandui.

Maka berhati-hatilah engkau
di dalam kesedihanmu.

Kesedihanmu itu adalah rasa
yang seharusnya mendewasakanmu,
dan yang menjadikanmu lebih bijak,
bukan penurun kelasmu sebagai manusia.
_Mario Teguh_
 
II
Tuhanku,

...Apakah akan ada bedanya
aku ada atau tak pernah ada?

Jika aku penting,
mengapakah mudah bagiku
untuk diabaikan,
mengapakah aku sampai
harus merendahkan diriku
untuk diperhatikan?

Mengapakah orang yang
seharusnya menyayangiku,
justru menyakitiku?

Mengapakah mudah baginya
untuk menelantarkan harapan baikku?

Tuhan, aku jiwa kecintaan Mu

Selamatkanlah aku ..

Aamiin
_Mario Teguh_
III.
Untuk yang hatinya letih:

Tuhanku Yang Maha Lembut,

Aku letih dengan tidak baiknya
...sikap orang yang seharusnya mengerti
niat baikku.

Mengapakah Engkau mengijinkan
orang yang kubaiki
tidak berlaku baik kepadaku?

Aku tahu, ini pasti untuk kebaikanku.

Maka aku mohon,
kuatkanlah keikhlasanku
untuk memperbaiki sikapku
terhadap orang dan keadaan
yang tak bisa kuperbaiki.

Tuhan, kosongkanlah dadaku dari beban.

Aamiin
_Mario Teguh_ 

IV.
Cinta adalah pemujaan dan
penyerahan total yang menjadikan kita
penghamba yang tak terlindungi,
yang akan terlukai oleh pengkhianatan
yang memilukan tanpa tara.
...
But, love is not about them.
It is about me!

Tapi, cinta itu bukan tentang mereka.
Cinta itu tentang aku!

Maka aku akan berhias,
mengindahkan pribadiku,
dan menjadikanku pilihan terbaik
bagi jiwa kecintaan Tuhan.

Aku akan jatuh cinta lagi.

_Mario Teguh_
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar