Rabu, 17 April 2013

Fahira Idris: Pejuang Damai di Dunia Maya, Penebar Cinta di Dunia Nyata

Fahira Idris
Siapa yang tak kenal beliau. Terlebih bagi Anda yang setiap hari ‘bergaul’ di dunia maya. Kicauannya yang santun, penuh cinta, dan mendamaikan, dikenal dan disegani siapa pun. Tak heran, jika beliau dinobatkan sebagai The Most Favourite Inspiring Woman dan juga satu dari 8 Wanita Inspiratif & Informatif di Twitter versi Fimela.com.

Sosok Itu…
Meskipun kiprahnya di dunia nyata dilakukan jauh sebelum ada Twitter, Fahira Idris dikenal publik melalui lini masa yang satu ini. Sebagai Seleb Twit, yaitu sebutan bagi orang yang terkenal dari Twitter, dia memiliki follower yang jumlahnya sangat banyak. Tak hanya itu saja, kicauan-kicauannya pun banyak di-reply dan retweet pengguna Twitter lainnya. Tentu saja karena kicauan-kicauannya yang positif dan selalu menebar kebaikan.

Fahira Idris lahir Jakarta, 20 Maret 1968. Sebagai orang yang berdarah Minang, naluri bisnisnya muncul sejak beliau duduk di bangku kuliah. Usaha parsel dan bunga mulai dirintisnya saat itu bersama teman-temannya. Seiring berjalannya waktu, perusahaan itu pun mengalami kemajuan. Dan kini, perusahaan itu, Nabila Parcel Bunga Internasional, berkembang menjadi perusahaan berskala nasional dan bahkan sudah mulai merambah pasar mancanegara. Di tahun 2005, Fahira Idris mendirikan perusahaan PT Aries Mandiri Indonesia dan sukses hingga sekarang.

Si Feminin yang Punya Hobi Maskulin
Jika Anda belum tahu seperti Fahira Idris, buatlah akun Twitter lalu follow beliau. Dalam waktu beberapa hari saja, Anda pasti tahu seperti apa wanita yang satu ini. Kicauan-kicauannya penuh kelembutan. Sekali pun dalam membalas twitwar, sebutan untuk ‘perang’ di dunia Twitter, atau pun cacian yang dialamatkan kepadanya, Fahira Idris selalu menanggapinya dengan tetap santun dan ramah.

Kelembutan hati Fahira Idris tak diragukan siapa pun. Namun dibalik kelembutan itu ada hal yang bertolak belakang di dalam dirinya. Ya, beliau mempunyai hobi menembak. Berkat hobi dan kemahirannya dalam memegang senjata ini, beliau diberi amanah sebagai Ketua Komisi Pembinaan dan Perencanaan Bidang Target dan Bidang Berburu, kemudian Ketua Harian Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta, dan sekarang menjadi Pembina Perbakin Pengda (pengurus daerah) DKI Jakarta. Dengan berlatar hobi menembak juga, Fahira terjun dan sukses dalam mengelola klub menembak Aries Shooting Club.

Fahira Idris yang Hobi Menembak

Kekayaan Tak Melenakan
Terlahir dari keluarga yang berkecukupan tak membuat Fahira Idris manja dan egois. Sebaliknya, kesuksesan yang kini diraihnya yang merupakan hasil kerja keras dan jerih payahnya mendorong dia untuk menjadi dermawan. Melalui aksi #GemaDamai yang dibuatnya melalui dunia maya, berbagai kegiatan riil di dunia nyata sudah dilakukannya. Misalnya saja bantuan terhadap korban banjir, gunung meletus, gempa bumi, dan bencana alam lain; aksi donor darah; sedekah; dan lain sebagainya.

Aksi kepedulian Fahira Idris

Ekonomi rakyat kecil pun tak luput dari perhatian beliau. Jika Anda tak percaya, silahkan cek sendiri seperti apa kepeduliannya ini dengan searching kicauan-kicauan beliau melalui tagar #PasarRakyat. Di sana Anda akan mengetahui bagaimana pedulinya seorang pengusaha sukses yang masih memperhatikan usaha rakyat kecil. Di sana dia mempromosikan produk-produk usaha kecil; menunjukkan bagaimana dia ikut mengonsumsi hasil usaha pedagang kecil; serta dia juga tak segan-segan untuk turun langsung ke pasar tradisional.

Fahira Idris juga peduli pada kalangan yang masih melajang. Tanpa canggung dan ragu, akun twitternya kerap kali dipakainya sebagai sarana layaknya biro jodoh. Sungguh hal yang sangat jarang dilakukan untuk kaum sosialita sekelas dia. Benar-benar patut diacungi jempol.

Anarchist? NO! Tabayun? YES!
Fahira Idris selalu peduli dengan isu-isu yang berbau kemanusiaan dan perdamaian. Berbagai permasalahan pelik berhasil diselesaikannya dengan jalan damai. Aksinya yang melibatkan Front Pembela Islam (FPI), Aksi #AntiMiras-nya, hingga hal-hal berbau SARA seperti pro dan kontra akan sebuah tayangan film beberapa waktu lalu, tidak diselesaikan dengan cara yang anarkis atau pun permusuhan. Dia mengambil jalan tabayun (mericek terlebih dahulu kebenaran beritanya agar tak menjadi fitnah) dengan pendekatan dari hati ke hati.
Fahira Idris Tabayun ke FPI

Tak Ada Gading yang Tak Retak
Perjuangan Uni Ira, begitu beliau biasa disapa, memang di jalan kebaikan. Akan tetapi meskipun demikian, tak sedikit kalangan yang mencibir dan mencaci langkah-langkah dan pemikirannya. Tak masalah, baginya itu adalah dinamika kehidupan yang selalu ada. Dia menyikapi semuanya tetap dengan positif. Dan tentu saja dengan tindakan dan perkataan yang santun dan elegan. 

Pujian tak lantas membuatnya besar kepala dan kritikan takkan pernah membuatnya terjatuh. Seperti itulah beliau di mata saya, seorang pengagumnya yang banyak terinspirasi dari sifat dan aksi-aksi kerennya.

Amanah di Pundaknya
Kemampuan Fahira Idris memang multitalenta. Itu sebabnya Fahira Idris dipercaya memangku banyak jabatan strategis. Seperti Ketua Asosiasi Pengusaha Parcel Indonesia (APPI); Ketua Harian Perbakin DKI Jakartayang sekarang menjadi Pembina Perbakin Pengda (pengurus daerah) DKI Jakarta; Ketua Umum DPP Saudagar Muda Minang; Pendiri & Ketua Umum GEMA DAMAI; Ketua Bidang Pembinaan & Pendidikan DPP IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia); Ketua Yayasan Selamatkan Anak Bangsa; Koordinator Posko Bantu Banjir Jakarta; dan juga Ketua Gerakan Anti Miras untuk anak/remaja di bawah usia 21 tahun.

Fahira Idris dan Tim #AntiMiras 

Seorang Wanita, Seorang Isteri, dan Seorang Ibu
Fahira Idris adalah wanita perkasa yang dimiliki bangsa Indonesia. Di balik semua kelembutan dan kehebatannya, dia juga memiliki kehidupan seperti wanita lain pada umumnya. Dia menyukai kecantikan, fashion, serta makanan; dia tunduk kepada suaminya (Aldwin Rahadian Megantara/Oki Rahadian); dan dia juga menjadi ibu bagi anak-anaknya.

Fahira Idris dan Suami

Fahira Idris adalah satu dari sekian banyak wanita inspiratif. Kelembutannya, ketegasannya, kemandiriannya, kepeduliannya, aksi-aksi nyatanya, kicauan-kicauan santunnya, dan semua hal di dalam dirinya layak dijadikan contoh bagi perempuan-perempuan lain yang ada di Indonesia. Semoga saja, ada banyak wanita Indonesia yang mempunyai energi positif dan inspiratif seperti Fahira Idris karena dengan begitu, Indonesia pasti akan menjadi lebih baik dan lebih maju. Aamiin.


Tulisan ini disertakan dalam "Wanita Inspiratif Blog Competition" yang diselenggarakan http://www.zalora.co.id. Ikuti artikel-artikel terkininya di http://blog.zalora.co.id/.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar