Selasa, 14 Mei 2013

Acer Srikandi Blogger, Cerminan Kebangkitan Wanita Indonesia di Era Digital

"Mbak, apa sih Srikandi Blogger?" tanya seorang teman, siang itu, via inbox FB. Sesaat setelah aku share postingan web KEB tentang informasi pendaftaran emak-emak yang ingin menjadi Srikandi Blogger 2013 di wall FB-ku.

Karena internet yang sedikit bermasalah dan juga anak yang kebetulan sedang rewel, aku baru membalas inbox itu di malam harinya.

"Itu, ajang pemilihan Emak-emak blogger yang dibuat Grup Kumpulan Emak-emak Blogger di Facebook," jawabku singkat. Sengaja aku menjawabnya dengan singkat. Toh temanku yang satu ini belum tentu mau tahu lebih jauh soal ini. Dia pedagang, hidupnya jauh dari kehidupan tulis menulis, apalagi ngeblog. Begitu pikirku.

Tak lama berselang, tiba-tiba si teman membalas.

"Semacam pemilihan Putri Indonesia?" tanyanya.

Aku tergelak membacanya.

"Ya, semacam itu. Tapi yang dilihat bukan cantik fisiknya. Lebih pada kerajinan dan keaktivan dia dalam ngeblog. Mungkin kayak People of the Month atau People of the Year gitu," jawabku ngasal.

***

Ya, seperti itulah bayanganku tentang ajang Srikandi Blogger 2013. Pemilihan emak-emak yang paling aktif ngeblog selama kurun waktu 2012 – 2013. Setingkat lebih tinggi dari Emak of the Month. Buktinya, hadiahnya lebih keren dari EoM. Mungkin bakal seperti lomba blog hasil kerjasama dengan Rinso

Beyond Expectation
Keheranan datang manakala saat membuka Twitter, di TL-ku muncul tweet-tweet dari para MakPan (Emak-emak Panitia). Mak Wylvera, Mak Mira, Mak Indah, dan juga Mak Irma yang menuliskan tentang keseruan, kehebohan, dan kealotan dalam memilih para nominasi Srikandi Blogger. Kalau hanya sekali dua kali saja sih mungkin wajar. Tapi update-an seperti itu tiap hari? Wow! Jadi tanda tanya juga. Memangnya bakal kayak apa sih Pemilihan Srikandi Blogger 2013 ini? Kok rasanya heboh banget. 

Sejak saat itu, untuk menjawab semua tanya yang mengganjal, aku stalking TL para MakMin. Dan, ya… banyak kejutan di sana. Mereka meeting di mana-mana. Di kafe, tempat makan, dan juga di rumah. Wah… niat bener ya?! Begitu pikirku lagi.

Semua tanya, segala heran, dan seluruh kaget itu akhirnya terpecahkan. Tepat di hari penganugerahan Srikandi Blogger 2013. Melalui video streaming di internet, meskipun dengan sinyal dan buffering yang terus menerus, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri ajang yang selama beberapa minggu terakhir membuat aku kepo luar biasa. Satu kata saja yang bisa menggambarkannya. KEREN!

Jika penganugerahan Puteri Indonesia bisa begitu heboh, jika pemilihan wajah sampul bisa begitu wah, itu wajar-wajar saja. Jajaran panitia profesional dengan backing puluhan sponsor ada di balik itu semua. Tapi ajang Pemilihan Srikandi Blogger 2013, dengan acara yang cukup membuat para blogger berdecak kagum itu hanya digawangi oleh MakPan yang jumlahnya sekian saja. Padahal kesehariannya, mereka hanyalah seorang pegawai kantoran, penulis, bahkan ibu rumah tangga biasa yang hobinya di depan layar komputer/laptop untuk menulis apa yang ada di dalam pikirannya. Jauh dari hiruk pikuk mempersiapkan acara yang rempong seperti itu. Untuk jerih payahnya ini, empat jempol rasanya tidak mampu menjadi upah untuk kerja keras mereka. Buatku, merekalah The Real Srikandi Blogger.

Emak-emak Panitia, The Real Srikandi Blogger 2013

Selayang Pandang Ajang Acer Srikandi Blogger 2013
Ajang Acer Srikandi Blogger 2013 lalu diawali dengan pendaftaran para emak yang ingin mencalonkan dirinya sebagai Srikandi Blogger. Dari ratusan pendaftar, terjaringlah 50 nominasi emak yang memenuhi kriteria sebagai calon Srikandi Blogger 2013.

Sepuluh emak finalis Srikandi Blogger 2013 pun akhirnya terpilih setelah melewati berbagai macam proses. Mereka adalah Mak Alaika Abdullah, Mak Anazkia, Mak Diadjeng Laraswati, Mak Dina Begum, Mak Nchie Hani, Mak Eka Putri, Mak Myra Anastasia, Mak Octaviani Nur Hasanah, Mak Shintaries, dan Mak Winda Krisnadefa.

Sepuluh finalis Srikandi Blogger 2013

Penjurian pun kemudian dilakukan lagi. Setiap peserta diberikan ‘PR’ untuk membuat postingan-postingan dan tugas tertentu. Dan puncaknya, para juara Srikandi Blogger diumumkan di acara penganugerahan Acer Srikandi Blogger 2013 pada tanggal 28 April 2013 di Gedung F Kemendiknas, Jakarta.

Mak Alaika Abdullah terpilih sebagai Acer Srikandi Blogger 2013. Adapun Acer Srikadi Blogger Favorit adalah Mak Anazkia dan Acer Srikandi Blogger Persahabatan diraih Mak Myra Anastasia. Kejutan juga hadir di acara penganugerahan ini. Mak Haya Aliya Zaki terpilih sebagai Acer Srikandi Blogger Terinspiratif dan Mak Yati Rachmat terpilih sebagai Acer Srikandi Blogger Lifetime Achievement.

Para Juara Acer Srikandi Blogger 2013

Berbagai hadiah diberikan kepada para pemenang dan juga finalis. Ada beberapa unit laptop Acer untuk 3 juara Srikandi Blogger Utama; ada 2 TV Samsung untuk 2 Juara Srikandi Blogger Istimewa; ada 5 TV Samsung untuk 5 finalis; serta ada paket Rinso 1 tahun dan paket kosmetika Wardah untuk semua juara dan finalis. Benar-benar ajang yang luar biasa!

Acer Srikandi Blogger, Virus Penebar Semangat Blogging Emak-emak
Euforia kemeriahan penganugerahan Acer Srikandi Blogger memang sudah usai. Akan tetapi gaung semangatnya masih terasa. Bahkan mungkin tak akan pernah mati. Semangat emak-emak juara, semangat para finalis, semangat para nominasi, bahkan semangat emak-amak blogger yang tidak terlibat pun sepertinya masih membara. Bahkan kian membahana.

Gegap gempita Acara Penganugerahan Acer Srikandi Blogger

Yupp! Acer Srikandi Blogger lalu tak hanya berarti memilih emak-emak paling aktif dalam hal ngeblog. Lebih jauh dari itu. Spirit yang ada di dalamnya justru menjadi roh penting di dalam dunia ngeblog emak-emak, khususnya anggota grup Kumpulan Emak-emak Blogger. Lihat saja sekarang, para anggota grup KEB semakin aktif ngeblog. Dan anggota baru pun terus bermunculan. Sungguh, Acer Srikandi Blogger itu bak virus yang menginfeksi emak-emak untuk aktif ngeblog. 

Bagiku sendiri, Acer Srikandi Blogger justru menyisakan banyak pekerjaan rumah yang banyak dalam hal ngeblog. Setali tiga uang dengan itu, Acer Srikandi Blogger juga menjadi steroid yang menjadi tambahan semangat bagiku untuk bisa konsisten ngeblog.

Harta Karun Srikandi Blogger 2013: Ngeblog dengan Ikhlas
Pekerjaan rumah utama yang aku dapat dari Acer Srikandi Blogger 2013 lalu adalah ngeblog dengan ikhlas. Jangan heran dulu. Di sini yang aku maksudkan dengan ikhlas itu lebih dititikberatkan pada motivasiku dalam ngeblog.

Jujur, meskipun aku mengenal dunia blog sejak tahun 2008, aku baru aktif ngeblog itu sekarang. Dan motivasinya lebih karena adanya iming-iming di belakangnya. Give away dan juga lomba. Aduh! Aku sungguh malu sama emak-emak lain yang begitu ikhlas dalam ngeblog. Mereka menulis tak hanya tentang lomba. Tetapi juga mengenai apa pun yang ada di sekitar mereka. Mereka sharing pengalaman. Berbagi ilmu. Mengajarkan sesuatu. Bahkan hingga karya fiksi yang mengugah hati.

Acer Srikandi Blogger, Cerminan Kebangkitan Wanita Indonesia
Evolusi kehidupan terjadi di berbagai bidang. Tak terkecuali pada dunia wanita. Jika zaman dulu ruang gerak wanita hanya sebatas kasur, dapur, dan juga sumur yang kemudian meluas ke luar rumah, kini semakin jauh meluas. Bahkan mendunia. Dengan adanya internet, batas ruang dan waktu hanya terpisah dalam satu klik saja. Dan wanita seperti emak-emak blogger sudah ada di dalamnya.

Bagiku, Acer Srikandi blogger merupakan cerminan kebangkitan wanita Indonesia. Bisa dibilang, hal ini setingkat di atas dari kesetaraan gender dan emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini. Tentu saja karena di sini, para wanita Indonesia, bahkan emak-emak yang mempunyai segudang kesibukan di rumah dan di tempat kerjanya, masih bisa mengaktualisasikan dirinya di jagat maya yang berimplikasi di dunia nyata. Mereka berbagi ilmu, sharing pengalaman, hingga menebarkan jutaan kebaikan.

Semoga saja, semangat dan manfaat Ajang Acer Srikandi Blogger tak sampai di sini saja. Begitu pula dengan virus bloggingnya. Bukan hanya anggota grup KEB, semua emak semoga bisa terinfeksi untuk bisa berpartisipasi dalam dunia blogging ini. Tentu saja agar manfaat kebangkitan dunia wanita yang diekspresikan dalam bentuk tulisan bisa dirasakan dan disebarkan dari satu wanita ke wanita lainnya. Dan ini bisa mengabadi untuk selamanya. Seperti sebuah ungkapan asing, “Scripta manent, verba volant.” Yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan berlalu bersama angin. Ya, semoga saja.

Alhamdulillah, postingan ini masuk menjadi salah satu pemenang hiburan dan mendapat satu dus Rinso. :)
http://emak2blogger.web.id/2013/05/21/pengumuman-pemenang-lomba-menulis-blog-acer-srikandi-blogger-2013/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar