Jumat, 03 Mei 2013

Wanita dan Pertamax: Sumber Kebaikan, Penentu Lahirnya Generasi Unggulan


“You educate a man, you educate a man. 
You educate a woman, you educate a generation.”
~Brigham Young

Seperti itulah wanita. Mendidiknya berarti mendidik sebuah generasi yang akan dihasilkannya. Tentu karena wanita memang mampu dan pandai mentransfer ilmu. Tak hanya untuk anak-anaknya. Orang-orang di sekelilingnya, akan dengan sangat mudah mendapatkan aura positif akan ilmu yang ada di dalam dirinya.

Sumber gambar di sini

Di dalam agama Islam pun disebutkan, wanita atau ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Setali tiga uang dengan ungkapan di atas. Semua ilmu yang dimiliki seorang wanita/ibu pasti akan ditransferkan kepada anak-anaknya sebelum si anak tahu ilmu itu dari orang lain. Kurang lebih seperti itu artinya.

Women, The Underdog
Wanita memang diciptakan Tuhan sebagai makhluk yang lemah dan lembut. Kulit dan tangannya yang halus, tutur katanya yang lembut, dan perasaannya yang cenderung sensitif merupakan contoh dari lemah lembutnya wanita dibandingkan pria.

Akan tetapi, di Indonesia, kelemah-lembutan wanita terkadang diartikan lain oleh pria, bahkan oleh wanita itu sendiri. Mereka menganggap, kelemah-lembutan ini pantas menjadikan wanita sebagai makhluk inferior. Karenanya, wanita tak boleh berdiri sejajar dengan pria.

Sumber gambar di sini

Untunglah, paradigma ini hilang secara perlahan-lahan seiring dengan eksisnya beberapa wanita ‘perkasa’. Sebut saja Megawati yang pernah menjadi presiden, Sri Mulyani yang kini menjabat tokoh penting bank dunia, Karen Agustiawan yang menjabat pimpinan PT Pertamina, Fahira Idris yang menjadi pengusaha sekaligus akivis sosial, Mari Elka Pangestu, dan banyak lagi wanita yang kesuksesannya bahkan bisa melebihi banyak pria.

Women, The Best Multitasker
Ada satu hal yang tak bisa diikuti pria dari wanita. Jika pria hanya bisa sukses dalam satu bidang pekerjaan, wanita bisa jauh lebih dari itu. Sesukses apa pun dia di luar sana, seorang wanita pasti sukses juga di rumahnya. Sukses sebagai ibu bagi anak-anaknya dan juga sukses sebagai isteri bagi suaminya.

Saat seorang pria akan ke luar rumah, dia tanpa beban bisa pergi begitu saja. Lain halnya dengan seorang wanita. Sebelum pergi, dia pasti akan mengurusi semua keperluan yang dibutuhkan seisi rumah. Dari mulai makanan, pakaian, kebersihan, hingga hal kecil seperti pekerjaan rumah anak-anaknya.

Sumber gambar di sini
Kemampuan multitasking dari wanita ternyata bisa dibuktikan secara ilmiah. Professor Keith Laws, seorang ahli psikologi University of Hertfordshire sudah melakukan penelitiannya. Dari penelitian itu, sang professor mengemukakan hasil bahwa dari sekian banyak responden pria mempunyai kemampuan melakukan banyak hal dalam satu waktu yang lebih buruk daripada wanita.

Women, The Real Superheroes
Semua pasti setuju jika ibu adalah pahlawan sejati yang tiada tandingannya. Sekali pun ada banyak wanita hebat berkarir bagus dan berpenghasilan wow, ibu tentu merupakan pahlawan paling nyata bagi anak-anaknya.


Sumber gambar di sini

Bayangkan saja bagaimana perjuangan seorang ibu dalam membesarkan anaknya hingga bisa sukses. Dari mulai mengandungnya selama 9 bulan dalam kapayahan; bertaruh nyawa ketika akan melahirkan; menahan haus dan lapar ketika membesarkan; bahkan sampai pada tidak lelahnya dia ketika sudah tua harus mengurus cucu-cucunya. Luar biasa! Sebesar apa pun gaji yang bisa kita berikan untuk seorang ibu, tak akan pernah bisa kita menggantikan sekecil apa pun peluh yang ke luar dari tubuhnya. Hanya Tuhanlah yang bisa membalas semua kebaikan-kebaikan yang ditabur seorang ibu terhadap anak-anaknya.

Women and Pertamax are Identical
Yupp! Wanita itu mirip dengan Pertamax. Keduanya mempunyai banyak sifat yang sama. Apa saja itu?

  •  Wanita dan Pertamax memberikan yang terbaik untuk generasi unggulan.
Wanita ditakdirkan untuk menyiapkan generasi unggulan. Saat hamil, rahim wanita memberikan nutrisi dan perlindungan yang maksimal terhadap calon manusia baru. Tak ada satu hal pun yang bisa mengganggu calon bayinya. Hal-hal yang membahayakan bayinya, akan dihadang si wanita hamil itu terlebih dahulu. Dari mulai racun, virus, hingga kuman-kuman penyakit akan dilemahkan si ibu hamil sebelum masuk ke dalam tubuh si calon bayi. Saat melahirkan, si ibu menderita kesakitan yang teramat sangat. Akan tetapi demi bayinya, si ibu bahkan rela kehilangan nyawanya sendiri. Dan ketika sudah lahir, si bayi akan dirawatnya dengan kemampuan terbaiknya hingga si bayi menjadi manusia dewasa yang mampu survive di dunia.

Demikian juga dengan Pertamax. Dia sangat concern terhadap kebaikan dan keunggulan. Karenanya, Pertamax memberikan kemampuan terbaiknya dalam pemenuhan standard mutu bagi penggunanya. Pertamax juga sangat direkomendasikan untuk digunakan pada kendaraan mutakhir. Dan ini jelas bahwa Pertamax menyiapkan, memberikan, dan mengakomodasi mesin agar menghasilkan performa terbaik dan unggul.

  • Wanita dan Pertamax mempunyai cinta yang murni.
Wanita mencintai anak dan keluarganya dengan tulus dan murni. Tak ada embel-embel atau iming-iming apa pun yang membuat wanita berbuat demikian. Dia melakukannya dengan tulus dan murni dari dalam hati yang paling dalam. Tanpa mempedulikan dirinya, wanita lebih mendahulukan kepentingan anak dan keluarganya dibandingkan dengan kesenangannya pribadi. Dengan cinta dan kasih sayangnya, setiap detil kecil kebutuhan keluarganya tak pernah luput dari perhatiannya.

Pertamax juga demikian adanya. Kemurnian Pertamax bisa dilihat dari besarnya nilai oktan yang dimilikinya, yaitu 92. Semakin besar nilai oktan, semakin baik pula bahan bakar itu bagi mesin dan kendaraan. Nilai oktan ini akan membuat stabilitas oksidasi mesin yang tinggi dan kandungan olefin, aromatik, dan benzennya pada level yang rendah. Hal inilah yang kemudian akan membuat pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna. Aditif generasi 5-nya yang bersifat detergency akan memastikan injector bahan bakar, karburator, inlet valve, dan ruang bakar tetap bersih sehingga kinerja mesin tetap optimal.

  • Wanita dan Pertamax sama-sama mencintai kebersihan dan kesehatan.
Di rumah, wanita terbiasa dengan keadaan yang bersih. Setiap hari, setiap waktu, dia membersihkan rumah, pakaian, perabotan, hingga pekarangan tanpa lelahnya. Sedikit saja sampah atau pun kotoran menempel, dengan segera dia akan membersihkannya. Di luar rumah pun begitu. Misalnya saja di kantor. Wanita akan selalu menjaga kebersihan di mana pun tempat dia berpijak. Bagi wanita, slogan “Kebersihan adalah pangkal kesehatan” sangat dijaga dengan baik.

Pertamax jelas sangat cinta kebersihan dan kesehatan. Faktanya bisa dilihat dari ketidakhadiran logam timbal (pb) yang umumnya ada pada bahan bakar biasa. Perlu diingat bahwa timbal ini merupakan logam berat yang sangat membahayakan kesehatan tubuh manusia. Timbal bisa menjadi pemicu penyakit kanker. Tak hanya itu saja, timbal juga bisa menjadi penyebab penyakit psikis (misalnya penyakit akibat gangguan otak). Jangankan manusia, bahkan hewan dan tumbuhan pun bisa rusak dan mati dengan adanya logam berat di sekitar lingkungan mereka.

  • Wanita dan Pertamax sama-sama pandai bersolek.
Wanita sangat mencintai keindahan. Karenanya, wanita suka bersolek. Tak hanya untuk keindahan semata. Kebersihan diri yang akan berimbas pada kesehatan dirinya juga menjadi tujuan. Dalam bersolek, terkadang wanita menyempatkan diri ke salon. Berbagai jenis perawatan kecantikan pun dilakukannya agar tampilan fisik lebih sempurna dan kualitas fisiknya pun (kesehatan) bisa lebih prima. Awet muda juga menjadi salah satu tujuan wanita dalam bersolek.

Pertamax juga pandai bersolek. Bersolek di sini diartikan sebagai kemampuannya dalam membersihkan mesin. Kehadiran aditif generasi 5-nya yang bersifat detergency akan memastikan injector bahan bakar, karburator, inlet valve, dan ruang bakar tetap bersih. Dengan demikian, kinerja mesin tetap optimal dan terjaga. Mesin bagus dan awet, performa keren, dan kendaraan cantik pun pada akhirnya bisa didapat dengan penggunaan Pertamax.

  • Wanita dan Pertamax sama-sama pandai mengatur uang (irit).
Wanita terkenal jago dalam mengatur keuangan. Dia pandai membelanjakan uang bulanannya untuk hal-hal yang prioritas. Dia juga pandai menabung sebagai bekal bagi keluarganya di masa depan. Memasak di rumah dan membawakan bekal untuk anggota keluarga adalah contoh dari sifat iritnya terhadap uang.

Sekali pun harganya lebih mahal daripada bahan bakar biasa, penggunaan Pertamax jika dihitung-hitung secara total akan lebih irit. Hal ini tentu saja karena Pertamax yang sifatnya lebih irit (akibat pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna), mencegah penggantian/pembelian/reparasi mesin/suku cadang yang aus akibat performanya yang jelek, mencegah penggantian mesin/suku cadang yang berkarat atau rusak akibat kotor dari bahan bakar, dan masih banyak lagi.

  • Wanita dan Pertamax sama-sama mempunyai visi yang jauh ke depan.
Wanita, sekali pun dalam banyak hal lebih mementingkan perasaan daripada logika, dia ternyata mempunyai visi yang jauh ke depan. Semua bisa dilihat dari uraian di atas mengenai berbagai hal. Dia yang selalu memberikan hal terbaik, dia yang selalu mencintai kemurnian, dia yang selalu mencintai kebersihan dan kesehatan, dia yang pandai bersolek, dan dia yang pandai mengatur uang merupakan contoh bagaimana dia melakukan semuanya untuk investasi di masa depan. Baik itu berupa anak-anaknya yang sehat dan unggul, tubuhnya yang selalu sehat dan muda, hingga adanya tabungan bekal untuk anak-anaknya di masa depan.

Pertamax? Sama saja. Segala hal yang ada di dalam Pertamax bertujuan jangka panjang. Dari mulai mesin yang bisa awet lebih lama hingga kesinambungan alam yang ramah bagi generasi muda yang akan datang.

Ide Saya untuk Pertamax
Ketersediaan bahan bakar premium dan solar akhir-akhir ini, di mata saya adalah sebuah fenomena “Musibah Membawa Berkah”. Disebut ‘musibah’ tentu karena saya miris melihat kenyataan antrian kendaraan di banyak SPBU yang menunggu untuk membeli bahan bakar  premium. Sementara jumlah bahan bakar tersebut dari hari ke hari semakin sedikit saja. Kemudian disebut ‘berkah’ karena dalam keadaan yang terpaksa seperti itu (premium sedikit), banyak pemilik kendaraan yang beralih ke Pertamax. Termasuk saya si pengguna sepeda motor. Mungkin memang sudah menjadi hal yang wajar jika ingin mengubah manusia dan kebiasaannya adalah dengan jalan terpaksa. Dan terlepas dari keterpaksaan itu, semoga saja, nilai-nilai kebaikan Pertamax bisa dirasakan pengguna kendaraan. Pada akhirnya, ketergantungan akan premium bisa berkurang dan bahkan menghilang selamanya.

Sumber gambar di sini

Pertamax yang banyak menyimpan nilai-nilai kebaikan belum banyak diketahui masyarakat luas. Untuk itu, berbagai gerakan sosialisasi mutlak dilakukan. Berikut ini adalah ide-ide untuk Pertamax dari saya.
    #Pemilihan brand image atau ikon Pertamax
    Brand image merupakan hal paling utama di dalam kampanye penggunaan Pertamax di masyarakat. Agar semua tujuan bisa tercapai, memilih brand image atau ikon yang tepat bisa menjadi alternatifnya. Memilih wanita sebagai brand image merupakan hal yang bisa dilakukan. Tentu saja karena wanita biasanya lebih bisa masuk ke berbagai kalangan dan wanita juga pandai berkompromi.
     
    #Sponsorship terhadap kegiatan-kegiatan kewanitaan
    Berangkat dari wanita yang mampu masuk ke berbagai kalangan dan mampu berkompromi, melakukan sponsorship terhadap berbagai kegiatan kewanitaan bisa dilakukan. Misalnya saja menjadi sponsor kegiatan pemilihan Puteri Indonesia, pemilihan guru wanita terbaik, pemilihan kartini tahun ke sekian, penganugerahan polisi wanita terbaik, hingga misalnya pemilihan kepala daerah wanita.
     
    #Membuat lomba-lomba ‘unik’ yang pesertanya wanita
    Misalnya saja lomba desain logo Pertamax, desain web, blog, dan lain-lain yang pesertanya kesemuanya adalah wanita.
     
    #Membuat iklan Pertamax di tempat dan dengan gambar yang tidak biasa.
    Misalnya di pesawat terbang, di monas, di langit-langit terowongan, dan lain-lain.
     
    #Membuat acara serentak yang dilakukan banyak orang serentak di berbagai daerah.
    Tujuannya adalah untuk nge-buzz semua orang mengenai Pertamax. Acara ini sebisa mungkin masuk Museum Rekor Indonesia (MURI). Acara bisa berupa seminar/workshop/training, atau program sepeda santai, gerak jalan, touring sepeda motor beberapa kota hanya dengan menggunakan Pertamax beberapa liter saja, atau hal-hal yang sifatnya sensasi lainnya.

    Wanita dan Pertamax memang penuh dengan kebaikan. Sudah sepatutnya, keduanya mendapat perhatian lebih, sebab darinya, generasi unggulan di masa mendatang bisa dilahirkan. Semoga saja, semua menyadari hal ini. Dan Pertamax serta wanita akan selalu bisa menginspirasi kita semua. 

    “Motherhood has a very humanizing effect. 
    Everything gets reduced to essentials.”  
    ~Meryl Streep



    Update terus pengetahuan dan info seputar Pertamax 
    melalui akun twitter di https://twitter.com/PertamaxIND 

    Struk pembelian Pertamax Bulan Mei

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar